Feeds:
Tulisan
Komentar

Di bawah adalah image contoh surat yang ditulis Rani, tokoh dalam buku ini, untuk ayahnya yang di dipenjara di Pulau Buru. Tertera jelas di alamat terkirim serta pengirimnya. Surat ini hanya berisi tentang khabar dan kesehatan, tetapi harus melewati sensor ketat aparat keamanan. 

Suatu ketika, Rani  bertanya, “Apakah pelajaran bahasa Indonesia dalam hal surat-menyurat tidak berlaku untuk kami, anak-anak dari orang yang dituduh PKI?”

Pertanyaan itu muncul karena pelajaran yang didapat Rani mengenai surat-menyurat diperbolehkan menggunakan kertas  apapaun, termasuk menyobek bagian dalam sebuah buku tulis. Selain itu, harus menggunakan amplop untuk membungkus surat itu.

Tapi dalam kenyataan, untuk mengirim surat untuk ayahnya saja, Rani harus menulisnya menggunakan Kartu Pos, tidak boleh yang lain, tidak boleh dengan amplop, dan itu pun harus melalui sensor ketat aparat keamanan.

Gambar dibawah ini adalah komentar Akhmad Murtajib, INDIPT Kebumen, yang tertera di halaman sampul buku “Surat Rindu untuk Ayah di Pulau Buru”.

 

Komentar lengkapnya bisa dilihat disini (link belum tersedia). 

Gambar di bawah adalah potongan kutipan Prof. Paul de Blot, Sj. yang dimuat di halaman sampul buku “Surat Rindu untuk Ayah di Pulau Buru”:

Tulisan lengkap Paul de Blot atas buku ini bisa dilihat di halaman epilog buku ini. Atau, anda bisa melihatnya disini (belum ada link)

Gambar dibawah berisi komentar pendek Dr. Baskara T. Wardaja, Sj (Pusdep Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta) atas buku ini:

 

 

Komentar lengkap ada di pengantar dalam buku ini. Atau bisa dilihat disini (belum ada link) 

Image dibawah adalah komentar singkat Ir. KH. Salahuddin Wahid, mantan PBNU (Pengurus Besar Nahdlatul Ăšlama), atas buku ini:

Komentar lengkap dalam pengantar Gus Solah dalam buku ini. Komentar tersebut juga bisa dilihat disini (belum ada link)

Image ini adalah komentar singkat Hersri Setiawan yang tertera di sampul belakang buku ini.

Komentar di atas diambil dari pengantar Hersri Setiawan untuk buku ini. Komentar lebih lengkap bisa dilihat disini (belum ada link). 

Berikut adalah keterangan singkat buku ini:

Judul Buku : Surat Rindu untuk Ayah di Pulau Buru
Penulis : Mu?natul Khoiriyah
Prolog/Pengantar : Hersri Setiawan
KH. Salahuddin Wahid
Dr. Baskara T. Wardaya, Sj.
Epilog/Penutup : Prof Paul de Blot, Sj.
Penerbit : Blandring Book dan INDIPT-Press
Tahun Terbit : September 2007
ISBN : 979931657-X
Ukuran Buku :  
Jumlah Halaman :  

Berikut adalah cover buku ini:

cover_buku_surat_rindu_untuk_ayah_di_pulau_buru_indonesia

Ini adalah blog yang dibuat secara khusus untuk mengulas buku yang tidak lama lagi beredar di pasaran. Sebuah buku berjudul sama dengan alamat domain blog ini, Surat Rindu untuk Ayah di Pulau Buru. Saat ini, buku ini sedang dalam tahap akhir percetakan. Tidak sampai akhir bulan ini, September 2007, insyaAllah, buku ini sudah beredar di pasaran. Lebih lanjut tentang blog ini bisa dilihat disini.***